PHONE : 0818-804-608 EMAIL : langitjayakonstruksi@gmail.com :
Langit Jaya Konstruksi
SHARE :

Pengertian Gudang Dan Pergudangan

28
01/2021
Kategori : Artikel
Komentar : 0 komentar
Author : Admin


pengertian-gudang-dan-pergudangan

 

Mengenal Pengertian Gudang dan Pergudangan Serta Fungsinya

Dalam kehidupan sehari-hari, tentu kita seringkali mendengar istilah gudang ataupun pergudangan. Terutama, gudang dan pergudangan ini selalu erat kaitannya dalam kegiatan bisnis atau usaha. Untuk lebih mengetahui apa sebenarnya pengertian gudang dan pergudangan, definisi, fungsi serta manfaat gudang dan pergudangan, serta pengertian pergudangan menurut para ahli maka anda bisa ikuti beberapa penjelasannya berikut ini.

Definisi Gudang dalam Kegiatan Bisnis / Usaha

Di dalam perbisnisan atau kegiatan usaha, gudang menjadi salah satu aspek penting dimana setiap kantor, toko, pabrik, atau bahkan rumah sekalipun mesti memilikinya. Pasalnya, gudang atau pergudangan merupakan sebuah ruang atau tempat khusus dimana fungsionalitasnya sebagai penyimpanan beragam jenis barang keperluan bisnis. Butuh kontraktor pembuatan gudang? serahkan saja ke ahlinya > Jasa Kontraktor Gudang

Gudang atau pergudangan sendiri pada dasarnya merupakan rangkaian kegiatan pengelolaan, kegiatan penerimaan dan pengeluaran barang, penyimpanan logistik, pencatatan, atau berbagai hal lainnya dalam dunia bisnis guna mendukung operasional bisnis kerja yang sebagaimana mestinya. Maka dari itu, tata letak gudang mesti diperhatikan supaya berkesinambungan sebagai fungsi utamanya dan tidak mengganggu kegiatan lain dalam bangunan itu sendiri ataupun kegiatan lainnya. Adapun beberapa pengertian gudang menurut para ahli mengenai gudang diantaranya sebagai berikut

  • Berdasarkan Perpu Nomor 5 tahun 1962, Gudang adalah ruangan yang tidak bergerak yang dapat ditutup dengan tujuan tidak untuk dikunjungi untuk umum, melainkan untuk dipakai khusus sebagai tempat barang.
  • John Warman (2004) gudang (kata benda) adalah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan. Pergudangan (kata kerja) adalah kegiatan menyimpan dalam gudang.
  • Ada pula menurut Ibnu Syamsi (1997 : 28), gudang merupakan sebuah ruangan tertentu yang mempunyai dinding, atap dan terkunci untuk penyimpanan barang.
  • Sukadarto (2001 : 18) mengatakan bahwa Gudang adalah suatu ruangan yang tidak bergerak, dapat ditutup, tidak untuk lalu lintas umum, melainkan dipergunakan untuk menyimpan barang – barang.
  • Sementara itu, menurut Lucas dan Rumsari (2004 : 84) Gudang merupakan suatu ruangan tertutup, tidak bergerak, tidak untuk lalu lintas umum dan berfungsi untuk menyimpan barang.

Selain beberapa penjelasan dari berbagai sumber di atas, gudang juga dapat diartikan sebagai sebuah tempat atau sarana kegiatan jual-beli hasil dari produksi pasar. Biasanya, gudang menjadi ruangan khusus yang ada dalam suatu pabrik. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bahwa ruang terbuka pun bisa menjadi gudang, namun dengan berdasarkan jenis barang apa yang diperlukan untuk disimpan pada lapangan tertentu.

Disamping itu, gudang juga mempunyai beberapa unsur atau kriteria khusus, diantaranya seperti:

1. Terdapatnya Ruangan

Unsur paling penting pertama dalam gudang tentu saja adalah mempunyai ruangan sebagaimana bangunan lain pada umumnya. Tetapi berbeda dari beberapa bangunan lain, karena menurut Ibnu Syamsi pengertian ruangan pada gudang lebih luas lagi, karena ruangan pada gudang meliputi :

a. Ruang terbuka

Ruang terbuka ialah ruangan gudang yang diciptakan tanpa pagar atapun atap. Ruang terbuka ini pada umumnya dimanfaatkan dalam menyimpan item/ barang dimana punya daya tahan terhadap segala macam cuaca serta tidak dikhawatirkan adanya pencurian. Contoh item/ barang: Pasir, batu, serta beberapa jenis item serupa lainnya.

b. Ruang setengah terbuka

Ruang setengah terbuka ini memiliki beberapa jenis, sekilas memang hampir mirip dengan ruang terbuka. Untuk lebih jelasnya, inilah beberapa bentuk serta jenis ruang terbuka:

1) Memiliki pagar namun tidak beratap

Sebagaimana ruang terbuka, ruang ini mempunyai pagar, namun tidak ada atap. Tentu saja ruang setengah terbuka jenis ini sudah disesuaikan peruntukkannya. Karena, fungsinya adalah sebagai tempat penyimpanan barang/ item dimana beresiko mudah dicuri. Contoh barang yang disimpan di gudang ini seperti: batu bata, semen serta jenis lainnya.

2) Memiliki atap namun tidak berpagar

Sama seperti jenis ruang setengah terbuka sebelumnya, jenis ruang semi terbuka yang tidak memiliki pagar namun beratap ini digunakan menyimpan beberapa item atau barang dimana tidak beresiko dicuri, tetapi rentan akan cuaca. Contoh barang atau item yang disimpan pada ruang semi terbuka ini yaitu: Stoomwals, gerobak, dll.

2. Tertutup

Selain terdapatnya ruangan, unsur lain dalam gudang yakni tertutup, artinya gudang ini mempunyai atap, memiliki pagar serta dapat dikunci guna menjaga keamanan serta keberadaan barang dalam gudang itu sendiri.

3. Bersifat Statis atau Tidak Bergerak

Tentu saja seperti ruangan lainnya, gudang bersifat statis yang artinya tidak bergerak atau tidak dapat dipindah lokasikan. Tren pembuatan bangunan gudang untuk industry di Indonesia menggunakan konstruksi baja karena beberapa kelebihannya. Lihat > Jasa Konstruksi Baja WF untuk penjelasan lengkapnya.

4. Bukan Untuk Lalu Lintas (Umum)

Unsur lain pada sebuah gudang yakni bukan peruntukan lalu lintas (umum). Maksudnya, gudang bukanlah sebagai akses keluar-masuk umum, dimana nantinya dapat berpotensi mengganggu barang atau logistik pada gudang.

Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa gudang merupakan sebuah tempat, sarana atau ruang khusus dimana peran utamanya ialah sebagai penyimpanan barang untuk kegiatan produksi. Mulai dari penerimaannya, hingga nantinya barang tersebut bisa dipindahkan atau sudah bisa digunakan. Disisi lain, perawatan/ pemeliharaan serta keamanan berbagai barang atau logistik yang disimpan pada gudang senantiasa juga wajib diperhatikan setiap waktu.

Pengertian Pergudangan Beserta Manfaatnya

Pergudangan adalah kegiatan–kegiatan penampungan, penyimpanan, pengamanan dan pendistribusian/penyaluran barang–barang yang menjadi kebutuhan bagi setiap organisasi. (Sukadarto, 2001:19)

Pergudangan sendiri ialah segala rangkaian kegiatan pengurusan penyimpanan barang logistik dimulai dari penerimaan pemrosesan hingga pendistribusiannya dengan disertai kegiatan pertanggung jawaban pengelolaan gudang itu sendiri. Tujuan dari pergudangan ini sendiri yaitu agar dapat membantu keberlangsungan kegiatan kerja agar lebih efektif serta efisien secara menyeluruh, (Lucas dan Rumsari (2004:81)).

Adapun definsi lain mengenai pergudangan menurut Warman (2004) bahwa pergudangan adalah suatu bagian dalam sistem logistic sebuah perusahaan dimana memiliki fungsi menyimpan produk perusahaan, entah itu bahan baku atau bahan mentah, bahan/ produk setengah jadi (dalam proses) serta bahan jadi dari produsen ke konsumen untuk dikonsumsi. Selain itu, dalam pergudangan juga mesti ada penyediaan informasi untuk manajemen terkait status, kondisi/ keadaan, serta arus atau perpindahan produk/ barang dimana disimpan di gudang.

Berdasarkan definisi dan pengertian pergudangan, dapat ditarik kesimpulannya bahwa dalam kegiatan pergudangan bukan hanya sebatas kegiatan atau proses memasukkan barang kedalam gudang saja. Akan tetapi, kegiatan pergudangan juga mesti terorganisir secara baik sesuai prosedur pengelolaan logistik, baik berdasarkan teknisnya ataupun secara administratif. Dengan begitu, kegiatan pergudangan bisa memberikan jaminan serta menjaga antara kesinambungan serta keberlangsungan segala kegiatan pada tiap unit kerja pada sebuah organisasi.

pergudangan

Pergudangan merupakan rangkaian kegiatan pengelolaan, penerimaan dan pengeluaran barang, pencatatan dan berbagai hal lainnya guna mendukung operasional bisnis.

Beberapa Misi Gudang

Gudang memiliki beragam misi dan tujuan dalam jaringan pendistribusian atau pemasaran yang mesti kita ketahui, antara lain yaitu:

  1. Senantiasa menjaga ketersedian barang di dalamnya guna menyeimbangkan dan menyangga dari mulai penjadwalan produksi hingga permintaan.
  2. Gudang berfungsi menyalurkan pesanan via jarak transportasi terdekat guna memberi solusi cepat terhadap permintaan konsumen.
  3. Gudang adalah sebuah tempat akumulasi serta menjaga kualitas produk didalam kegiatan produksi maupun distribusi.

Sebagai tempat atau area penyimpanan barang, tentu saja gudang punya peran penting untuk menciptakan suatu kelancaran operasi produk dalam pabrik. Adapun tujuan maupun fungsi gudang itu sendiri yakni memaksimalkan utilitas sumber daya, serta pemenuhan keperluan konsumen.

Kemudian, beragam faktor penting dimana berkontribusi pada kenyamanan dalam peletakkan gudang ialah pemantauan dengan disertai bentuk pesanan, mengambil pesanan yang dipilih, hingga pengawasan lebih. Adapun beberapa faktor tersebut dijelaskan berdasarkan beragam batasan seperti berikut ini, yakni:

a) Sistem lokasi atau area

Mekanisme penyimpanan objek / barang dalam gudang pasti selalu terdapat pergantian SDM yang secara terus-menerus di setiap lokasi. Dimulai dari pemilihan barang pesanan hingga siap untuk dilakukan pengiriman.

b) Modifikasi pada sistem area (lokasi)

Sistem bisa diaplikasikan dimana penyimpanan item dilakukan terpisah dalam pengelolaannya. Misalnya, pemilihan item permintaan/ pesanan disertai dengan sistem lokasi saat adanya penambahan tenaga dengan manfaat untuk memaksimalkan pengerjaan penyimpanan item (pergudangan).

c) Sistem Zona

Sistem zona gudang serta pendistribusian pesanan pada setiap pemilihan pesanan, dari masing-masing unit adalah pilihan dari area-area sesuai penempatannya.

d) Sistem zona list (urutan)

Masing-masing pesanan dibagi pada wilayah setiap zonasi. Akan tetapi, pesanan melalui dari satu area ke area lain dimana disebut perakitan. Dari beberapa pesanan dapat diproses secara bersamaan, serta semua hasil dimulai dari satu daerah ke daerah selanjutnya.

e) Penjadwalan pesanan berganda atau system of multi-orders sechedule

Dalam menentukan jumlah item yang diperlukan pada setiap area atau zona, dapat dikumpulkan dengan sebuah kelompok pesanannya. Item sendiri ialah pilihan dari pembuatan satu trip secara langsung pada tiap area pesanan dimana perakitannya mengikuti wilayah guna peningkatan pengiriman dalam kemiripan kebiasaan dalam sistem zona. Dengan begitu, semua kegiatan tersebut dijadwalkan secara serentak berdasarkan komponen tiap area dengan pengalokasian setiap pesanan. Lalu diletakkan serentak bagi pengirim.

Gudang sendiri bukan hanya digunakan sebagai penyimpanan item besar saja. Karena itu, dalam gudang pula mesti dilengkapi dengan berbagai aksesoris khusus dimana berguna sebagai penyimpanan barang kecil. Beberapa aksesoris tersebut diantaranya seperti pet/ bak (bins), shelves atau papan, rak, stacking serta conveyor storage (penyimpanan alat angkut barang bergerak).

Dalam kegiatan pergudangan juga terdapat shipping atau pengiriman, dimana item pesanan konsumen akan dilakukan pengiriman dari gudang tersebut. Shipping akan dilakukan dengan menyesuaikan lokasi barang pesanan, dimana dari gudang item pesanan akan dikirim melalui transportasi. Namun sebelum barang dilakukan pengiriman, tentu ada beberapa proses penting yang dilakukan dalam aktifitas gudangm seperti yang paling penting adalah packaging.

Disisi lain, perencanaan luas wilayah mesti memperhatikan faktor-faktor seperti di bawah ini, antara lain:

  1. Karakteristik item yang dimanage.
  2. Total beserta frekuensi pengiriman dari setiap periodenya.
  3. Prosedur pemindahan serta peralatan yang dipergunakan.
  4. Wilayah (zona) yang tersedia.

Fungsi gudang sebagai sistem penyimpanan, tentu perlu digambarkan prosesnya secara baik dan mendetail. Mulai dari penerimaan/ receiving dimana sebagai departemen yang memiliki peran berhubungan dengan receiving item dimana sampai ke pabrik. Bilamana kegiatan inspeksi telah dijalankan, departemen penerimaan bertanggung jawab melakukan pengiriman untuk disimpan ke gudang. Adapun tugas departemen receiving barang ini diantara bertanggung jawab terhadap:

  1. Bongkar-muat barang dari truk yang beresiko.
  2. Melakukan pembongkaran pembungkus item yang dikirim.
  3. Mengecek/ identifikasi barang datang,
  4. Identifikasi bukti penerimaan barang berdasarkan kartu order.
  5. Pencatanan bilamana terdapat kerusakan yang ditemukan dari barang serta menyertakannya untuk diclaim.
  6. Penyimpanan data item bilamana sewaktu-waktu diperlukan.
  7. Pengiriman item yang datang pada departemen lain dimana memerlukan secepatnya ataupun mengirimkannya guna dilakukan penyimpanan dalam gudang.

Nah itulah Pengertian Gudang dan Pergudangan menurut para ahli yang bisa kami sajikan, semoga bermanfaat.

 

 

Berita Lainnya

28
01/2021
17
01/2021
6
01/2021
Jasa Kontraktor Interior
Author : Admin
4
01/2021
24
12/2020


Tinggalkan Komentar

× Hubungi Kami Sekarang